[Sharing] : SAH! Aku Resmi Menjadi Seorang Istri


SAH!!

"Saya terima nikah dan kawinnya Via Mardiana binti Ade Susanto dengan mas kawin tersebut tunai!" kata Azzam.

"SAH!!" kata saksi.

Tau engga sih? Rasanya bumi kayak berhenti berputar. Bukan lebay, tapi aku memang tidak menyangka bahwa tanggal 31 Agustus 2019 menjadi hari pernikahanku. Aku dinikahi oleh seseorang yang sama sekali tidak pernah terpikirkan untuk menjadi suami. Gimana awal perkenalan kami nanti akan aku bahas dipostingan terpisah ya :)

Ya! Terharu sekali karena sedetik setelah saksi bilang SAH artinya tanggung jawabku sudah berpindah dari Bapak ke Azzam, suamiku. Ada sedikit perasaan tidak percaya, tapi ya memang mungkin beginilah cara Tuhan memberikan kebahagiaan. Kalau ditanya bahagia engga sih? Aku tidak tahu kata apa yang bisa aku utarakan untuk menyatakan bahwa aku sangat bersyukur untuk hari itu.



Melihat Bapak Menangis untuk Pertama Kalinya

Banyak momen haru dihari pernikahanku selain ijab & qobul tentunya. Sebelum hari pernikahan, aku sempat takut gunung tangkuban perahu akan meletus dan juga aku khawatir dengan kondisi kakek yang memang sedang dirawat. Saat itu, memang jalan yang aku pilih adalah benar-benar PASRAH! Benar kata orang-orang kalau mau nikah itu harus PASRAH dan banyak berdoa, toh semuanya memang sudah diatur oleh sang Maha Kuasa.

Alhamdulillah, gunung Tangkuban Perahu statusnya tidak naik dan kakek bisa berdiri tegak dihari pernikahanku. Sungguh tidak berhenti aku bersyukur, karena sebelumnya kakek masuk rumah sakit gara-gara penyakit jantung. Tapi, dihari pernikahanku kakek terlihat sangat sehat dan bisa naik panggung untuk berpoto bersama.

Dan satu hal lagi momen haru yang ada adalah saat pertama kali aku melihat bapak menangis dalam hidupku. Honestly, aku belum pernah melihat bapak menangis karena memang bapak tidak pernah memperlihatkan kesedihannya dihadapan anak-anaknya, entah jika kepada mamah, tapi yang pasti itulah kali pertama aku melihat bapak menangis sampai tidak mampu berkata-kata.

Bagaimana tidak akan sedih, pasti melepas anak perempuan satu-satunya yang selalu dijaga adalah hal yang sulit bagi setiap ayah dimuka bumi ini. Tapi, satu hal yang pasti sang Ayah harus percaya bahwa pria yang dengan berani mengucapkan ijab dihadapannya adalah pilihan terbaik yang diberikan Tuhan.

Menikah dengan Pacar Pertama! Alhamdulillah!

Hal yang membuat aku bahagia adalah bahwa doaku terkabul tentang jodoh. Dulu aku berdoa sama Tuhan, "Tuhan aku engga mau pacaran dulu, tapi nanti pas akhir kuliah, aku mau pacaran sama 1 orang dan langsung nikah," dan Tuhan mengabulkan doa itu.

Ya! Dengan Azzam aku pertama kali menjalin hubungan yang serius. Aku memang bukan tipe cari sana-sini urusan hubungan percintaan, bagiku waktu itu memang aku belum membutuhkan sosok pasangan seperti kebanyakan orang ketika kuliah. Aku masih bisa kemana-mana sendiri dan aku menikmati kegiatanku travelling dengan teman-teman, sehingga tidak memiliki pasangan bukanlah hal yang sangat menakutkan.

Hadirlah Azzam yang awalnya adalah teman biasa, menjadi teman curhat, lalu menjadi sahabat dan kini menjadi teman hidup. Jadi teman-teman, tidak perlu menciptakan banyak bekas agar kita mendapatkan yang terbaik. Persiapkanlah diri kita dengan sangat baik niscaya kamu akan dipertemukan dengan baik. 

Ucapan Syukur kepada Tuhan

Aku sangat bersyukur atas pernikahan ini. Tidak hanya perihal kelancaran dalam pernikahan tapi juga adalah sosok yang Tuhan berikan dalam hidupku untuk menjadi suamiku. Seorang teman yang tidak disangka-sangka akhirnya menjadi suamiku.

Ya! Di 31 Agustus 2019, aku resmi menjadi istrinya Azzam. Memulai kehidupan baru sebagai seorang istri yang tentunya harus nurut sama suami, harus menjadi suporter utama suami, dan tentunya kehidupanku akan banyak berubah. Dan aku siap untuk memulai petualangan-petualangan baru setelah ini.


Pernikahan Memang Bukan Ajang Perlombaan

Oya teman-teman, aku mau menekankan dalam postingan ini bahwa pernikahan memang bukanlah ajang perlombaan. Tiap-tiap dari kita pasti punya cerita-cerita sendiri untuk sampai ditahap pernikahan. Pesanku adalah nikmati prosesnya dan pasrahkan semuanya Tuhan. Lakukan upaya terbaik dalam hidup kalian untuk pernikahan kalian.

Aku bakal share perihal step by step sampai akhirnya aku sama Azzam bisa melangsungkan pernikahan ini. Semoga aku istiqomah buat nulisnya ya.


Memang sangat telat ya karena sudah lebih dari sebulan, tapi semoga kebahagiaan atas pernikahanku ini akan terus terjaga sampai kakek nenek nanti. Doain ya teman-teman :) 

4 comments

  1. Selamat mbak. Semoga selalu Samawa sampai maut memisahkan. Amiiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mas. Terimakasih atas doanya. Doa terbaik juga untuk masnya :)

      Delete
  2. Luar biasa ceritanya Bu, semoga dengan mawadah dan warahmahnya dijadikan keluarga yang Sakinah selamanya. Aamiin 🙏😇

    ReplyDelete
  3. Agen IDN Poker menyediakan beragam jenis permainan judi kartu online yang terfavorit di kalangan masyrakat tanah air Indonesia. Hanya menggunakan 1 akun id yang anda daftar sudah dapat menikmati semua permainain yang kami miliki. Yang sangat amat lengkap seperti : Poker, Ceme, Domino QQ, BlackJack, Sakong, capsa susun, Bandar ceme kelilinig, Omaha, Super10 dan Superbull https://www.nyfasweden.se/en/forums/users/onlinesspokerku/

    ReplyDelete